💖PROGRAM Just One Day One Hadith 💖
📝 Ustadz Ridwan Arifin, Lc. Hafidzahullah
📃 Faedah Hadits 202 |
👤 Ustadz Arief Fathul Ulum, Lc. Hafidzahullah
🌐 _link audio_
•┈┈┈┈┈•❁﷽❁•┈┈┈┈┈•
📚Faedah Hadits ke-202📚
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد.
Dari Sahl bin Hunaif _Radhiallahu ‘anhu_, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda:
«مَنْ سَأَلَ اللهَ الشَّهَادَةَ بِصِدْقٍ ، بَلَّغَهُ اللهُ مَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ ، وَ إِنْ مَاتَ عَلىَ فِرَاشِهِ»
“Barangsiapa yang meminta kepada Allah mati syahid dengan sebenar-benarnya, maka Allah akan menyampaikan kedudukannya dengan orang-orang yang mati syahid, meskipun ia meninggal di atas tempat tidurnya.
(Hadits Shahih, Riwayat Muslim. _Shahiihul Jaami’_ no. 6276)
Beberapa faidah hadits diatas :
1. Hendaknya seseorang senantiasa memohon pertolongan kepada Allah atas segala upaya yang dia lakukan dan harapan yang diinginkan, baik dalam urusan kecil maupun besar. Karena itu semua tidak akan terwujud kecuali berkat pertolongan & taufik dari Allah _azza wa jalla_.
2. _asy syahadah_ adalah wafat di jalan Allah. Dan umumnya diperuntukkan bagi mereka yang wafat di medan jihad dalam rangka menegakkan kalimat Allah. Merekalah yang mendapatkan pahala sempurna atas kesyahidannya. Diantaranya : menempati kedudukan yang tinggi setelah _an-nubuwah_ (derajat kenabian) dan shiddiqiyah (derajat orang yang sangat jujur), diampuni dosanya sejak darahnya bercucuran, diperlihatkan surganya, terlindungi dari fitnah & siksa kubur, dapat memberi syafa’at untuk 70 orang keluarganya, memperoleh 72 bidadari, dan lainnya. Dan ganjaran itulah yang mendorong seseorang untuk bersegera dalam perintah jihad fi sabilillah.
3. Kemuliaan sifat jujur. Karena Allah tidaklah memberikan kedudukan yang mulia kecuali kepada mereka yang benar-benar jujur kepada Allah saat menempuh jalan menuju suatu kemuliaan, seberat apapun resikonya. Karena yang mereka inginkan adalah keridhaan Allah, bukan imbalan dunia.
4. Hendaknya seseorang selalu menata niatnya agar dirinya senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah, kapanpun dan dimanapun.
5. Bukan suatu hal yang tercela apabila seseorang berkeinginan melakukan amal shaleh yang sangat mulia, meski belum ada kesempatan untuk melakukannya. Dan apabila hal itu tulus dari dalam dirinya, niscaya Allah mencatatnya sebagai suatu kebaikan.
6. Dianjurkan berdoa agar diwafatkan sebagai syahid di jalan Allah. Sebagaimana hal ini juga dilakukan oleh Umar bin al Khathtab _radhiyallahu ‘anhu_, bahkan Hafshah, putrinya _radhiyallahu ‘anha_ menyatakan bahwa ayahnya (Umar) sering berdoa dengan hal tersebut.
7. Ilmu mengenai kondisi akhir kehidupan seseorang hanya diketahui oleh Allah. Oleh karenanya, hendaknya seseorang bersegera dalam berbuat kebaikan dan berniat untuk melakukannya, serta berlindung kepada Allah dari diwafatkan dalam kondisi yang jelek (bermaksiat kepada Allah).
Kita berdoa kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang sempurna agar kita diberikan taufik untuk dapat mempelajari hakekat _syahadah fi sabilillah_ sehingga muncul harapan agar dapat wafat sebagai syahid di jalan-Nya. Amin.
_Wallahu a’lam_
🖋Ustadz Ridwan Arifin, Lc
@Program Just One Day One Hadith
TELEGRAM_jodoh https://goo.gl/Kg2eJS
════════ ❁💖❁ ════════
Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui WhatsApp 📱berikut:
JODOH center : +6285707774616
———————
📌Silahkan salurkan *Infaq, Shodaqoh dan Kepedulian Anda* melalui SIP:
|🏢Bank *Syariah Mandiri*
|📝kode bank *451*
|💰 *Donasi Sosial & Dakwah*
|💳Rekening *756 2626 004*
| a/n Yayasan Cahaya Sunnah SIP
|Konfirmasi Transfer : +6285707774616
